7 Makanan yang Harus Dihindari Bayi  

Ketika bayi baru lahir dan berusia beberapa bulan, ia belum bisa mencerna semua jenis makanan, apalagi bahan makanan yang biasa dikonsumsi oleh orang dewasa, karena makanan tersebut tidak sehat untuk bayi. Oleh karena itu penting peranan orang tua dalam memperhatikan asupan makanan bagi bayi. Agar bayi tetap sehat dan terhindar dari masalah kesehatan, sebaiknya Moms mengetahui apa saja makanan yang harus dihindari oleh bayi Anda agar tetap sehat dan tumbuh kembangnya sempurna.

 

Makanan yang harus dihindari bayi

  1. Makanan mentah

Makanan mentah tidak boleh banyak dikonsumsi, bahkan bayi harus dihindarkan dari semua jenis makanan mentah. Paparan bakteri salmonella yang ada dalam makanan mentah ini akan meningkatkan risiko bayi menderita gastoenteritis. Mengakibatkan bayi memunculkan gelaja seperti mual, muntah, krram perut, diare, demam, sakit kepala, panas dingin, dan darah di fesess.

 

 

  1. Madu

Madu yang banyak manfaatnya tidak dianjurkan untuk bayi, karena madu mengandung bakteri penghasil racun dalam usus yang dapat menyebabkan botulisme pada bayi. Madu juga mengandung gula yang bisa merusak gigi anak.

 

  1. Lemak jenuh

Lemak jenuh atau biasa disebut sebagai lemak jahat ini harus dihindari baik oleh balita ataupun orang dewasa. Bahaya lemak jenuh ini terdapat dalam makanan gorengan, keripik, serta burger dan kue. Jenis-jenis makanan yang mengandung lemak jenuh akan sulit dicerna oleh tubuh dan meningkatkan risiko sembelit atau sulit buang air besar.

 

  1. Gula

Gula pada makanan pendamping ASI si kecil membuat kalori makanannya semakin banyak dan tidak baik untuk kesehatan gigi serta mulutnya. Sebenarnya bayi di bawah usia satu tahun belum memerlukan gula, berikan saja gula alami yang terdapat dalam buah. Bahkan dalam beberapa penelitian mengatakan jika banyak makan gula dan manis sejak kecil akan meningkatkan risiko obesitas serta penyakit kronis pada anak di kemudian hari. WHO mengatakan konsumsi gula tidak boleh lebih dari 5 persen dari menu makanan harian.

 

  1. Garam

Garam pada bayi yang baru berusia 6 bulan atau di bawah satu tahun belum begitu memerlukan garam atau bahkan tidak memerlukannya sama sekali. Asupan garam pada bayi yang berlebihan justru akan merusak ginjal bayi, hal ini sebabkan ginjal bayi belum mampu untuk mengolah kelebihan garam yang ada di tubuhnya. Jadi tidak perlu repot-repot menambahkan garam pada makanan pendamping ASI agar leblih gurih dan sedap.

 

  1. Semua jenis kacang

Kacang-kacangan yang dikonsumsi balita akan membaut mereka tersedak. Anda baru boleh memberikan kacang setelah 6 bulan selama itu tidak menimbulkan alergi, dan giling dulu kacang hingga halus jika akan diberikan pada balita.

 

  1. Ikan dengan kandungan merkuri tinggi

Ikan bisa menjadi makanan pendamping yang sehat agar meningkatkan kecerdasan anak, tapi ikan dengan kandungan merkuri tinggi sangatlah berbahaya untuk bayi, seperti hiu dan tuna segar. Moms juga harus menghindari ikan yang ditangkap dari perairan yang tercemar, sehingga ketika membeli ikan perlu diperhatikan apakah ikan masih dalam keadaan segar atau tidak. Ikan yang mengandung merkuri tinggi ini akan mengancam kesehatan anak karena bayi belum memiliki kekebalan tubuh seperti orang dewasa.

 

 

Makanan untuk bayi sangatlah penting, dan harus dalam pengawasan yang ketat dari orang tua. Selalu konsultasikan makanan yang akan dikonsumsi si bayi kepada dokter anak. Ada juga beberapa makanan yang harus dihindari seperti daging, unggas dan seafood mentah, bayi pun tidak dianjurkan mengonsumsi telur mentah.

Leave a Comment