Makanan Apa Saja yang Boleh dan Tidak Dikonsumsi Anak Ketika Sembelit?

 

Sembelit bisa dialami oleh siapa saja yang kekurangan serat, termasuk anak-anak, ini menyebabkanrasa tidak nyaman berkurangnya nafsu makan anak. Sembelit ini bisa terjadi ketika proses buang air besar pada anak tidak lancaar dan hanya bisa dilakukan kurang dari tiga kali dalam seminggu, feses pun terasa kering dan lebih besar.

 

Selain kurangan serat, penyebab lain yang bisa menyebabkan sembelit pada anak adalah kurang cairan pada tubuh, terlalu banyak minum susu dan jarang minum air, bisa juga disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik atau kebiasaan anak yang sering menahan buang air besar. Jika sembelit tidak ditangani dengan cepat akan mengganggu kesehatan anak, maka dari itu Moms harus tau makanan apa saja yang harus dimakan bahkan yang harus dihindari ketika anak mengalami sembelit. Berikut ini daftar makanan apa saja yang bisa dikonsumsi dan tidak oleh anak yang sedang sembelit:

 

Makanan untuk anak yang mengalami sembelit

Makanan berserat tinggi sangatlah baik ketika anak mengalami sembelit, dan berikut ini daftar makanan dengan serat tinggi yang bisa ditemukan dalam sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan karbohidrat seperti gandum.

  • Sayuran (bayam, lobak hijau, brokoli, kentang, ubi, sayuran hijau lainnya)
  • Buah-buahan seperti apel, pir, kiwi, aprikot, mangga, buah berry (strawberry, raspberry, blueberry, blackberry).
  • Kacang-kacangan, dan kacang yang bisa dikonsumsi ketika sembelit adalah kacang hijau, kacang merah, kacang almond, kenari.
  • Karbohidrat berserat tinggi seperti roti gandum, beras merah, berat hitam, oatmeal, quinoa.

 

Selain makanan, anak juga harus banyak mengonsumsi air putih. Air putih ini bisa membantu penyembuhan sembelit pada anak. Hal ini dikarenakan air bisa membantu melancarkan perncernaan dan pergerakan usus anak, air juga diperlukan untuk membuat feses bervolume dan luak sehingga mudah untuk dikeluarkan. Biasakan anak untuk minum air putih minimal 8 – 10 gelas per harinya. Ditambah dengan mengonsumsi jus buah yang mengandung serat serta air. Tapi, batasi konsumsi jus ini sebankan ½ atau ¾ gelas per hari agar anak terhindar dari gigi berlubang atau terganggu nafsu makannya. Temani, bantu dan ajarkan juga anak untuk menggunakan toilet dengan sabar.

 

 

Makanan yang tidak boleh dimakan ketika anak sembelit

Ketika anak mengalami sembelit, sebaiknya Moms hindarkan anak-anak dari makanan dengan sedikit kandugan serat atau sama sekali tidak ada seratnya seperti keripik, biskuit, wafer, dan makanan ringan lainnya. Makanan fast food yang banyak mengandung lemak pun tidak baik untuk anak yang mengalami sembelit. Hindari juga makanan olahan, seperti sosis, bakso, pizza serta daging.

 

Makanan dengan banyak kandungan minyak dan lemak seperti kentang goreng, ayam goreng, donat dan lain-lain ini akan memperburuk pencernaan anak karena pencernaan cenderung bergerak lambat sehingga terjadi sembelit yang akan mengakibatkan susah buang air besar.

Tanpa disadari setiap hari anak terbiasa mengonsumsi makanan rendah serat di atas. Jadi sebaiknya Moms batasi makanan tersebut agar anak terhindari dari sembelit, dan tambahkan menu sayuran yang kaya serat ke dalam menu makanan sehari-harinya.Disarankan juga agar Anda  berikan makanan yang dimasak dengan cara dikukus atau direbus ketika anak sedang sembelit. Jangan berikan anak makanan yang memiliki efek mengikat, contohnya pisang, wortel yang telah dimasak, susu dan produk susu seperti keju, yogurt dan es krim.

 

 

Leave a Comment