Pentingkah Minuman Suplemen untuk Anak?

 

 

Anak yang tumbuh dengan baik adalah anak yang sehat, tidak mudah sakit, memiliki berat badan ideal dan tinggi yang cukup atau bahkan melebihi teman-teman sebayanya. Mungkin itulah ciri-ciri yang bisa mengindikasikan bahwa seorang anak tumbuh dengan sehat, setidaknya acuan ini sering dipakai oleh para orangtua termasuk Anda. Untuk mencapai keadaan di atas termasuk pada kondisi tinggi badan yang optimal, anak perlu memenuhi kebutuhan kalsium dalam tubuhnya untuk mendukung pertumbuhan tulang. Kalsium bisa diperoleh dari makanan seperti susu, yogurt dan keju, suplemen juga bisa menambah kebutuhan kalsium pada anak. Tapi apakah kalsium ini benar-benar penting untuk diberikan agar mendukung tumbuh kembang anak?  Mari kita cari tahu Moms.

 

Haruskah anak mendapatkan suplemen kalsium?

Jika dikatakan harus atau tidak, pada kenyataannya anak tidak terlalu membutuhkan suplemen kalsium ini. Disebabkan kalsium bisa didapatkan anak dari banyak makanan sehat seperti sayur dan buah. Tapi jika memang Anda menganggap asupan kalsium anak masih kurang atau bahkan jauh daripada seharusnya maka tidak ada salahnya jika Anda akan memberikan suplemen kalsium pada anak. Tapi sebelum memberikan suplemen ini sebaiknya bawa anak untuk memeriksakan kandungan kalsium yang ia terima dan konsultasikan dengan dokter anak Anda.

 

Dosis asupan kalsium yang baik untuk anak

Dalam memberikan asupan gizi dan nutrisi pada anak pastilah ada dosis yang disarankan oleh para pakarnya, termasuk pada dosis kalsium yang bisa diterima anak. Untuk anak usia 1-8 tahun saja kalsium bisa diberikan dengan jumlah tidak lebih dari 2500 mg kalsium per hati yang setara dengan 8 gelas susu, sedangkan anak usia 4-9 tahun membutuhkan kalsium sebesar 1000 mg dan anak usia 10-18 tahun membutuhkan 1200 mg kalsium per hari.

 

Jika Moms melebihi dosis yang seharusnya maka menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh, disamping itu dengan banyaknya kalsium dalam tubuh anak bisa menyebabkan sembelit. Lebih paranya bisa meningkatkan risiko batu ginjal pada anak. Untuk itu Anda harus tetap memantau dosis kalsium anak, dan jika anak belum memenuhi kebutuhan kalsiumnya, Anda bisa menggantinya dengan makanan sehat atau dengan memberikan suplemen kalsium pada anak, disesuaikan dengan kebutuhannya.

 

 

 

Makanan sumber kalsium anak

Banyak makanan yang bisa Anda dapatkan untuk memenuhi kebutuhan kalsium anak. Diantaranya adalah susu, kedelai, yogurt, keju, salmon, kale dan brokoli. Makanan sehat tadi ini banyak mengandung kalsium yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi, mendukung fungsi saraf dan otot, membantu pembekuan darah dan membantu mengaktifkan enzim yang dibutuhkan dalam mengubah zat gizi menjadi energi. Dalam segelas susu saja, Anda bisa mendapatkan 300 mg kalsium untuk anak.

 

Makanan yang mengganggu penyerapan kalsium pada anak

Setelah Moms mengetahui tentang pentingnya kalsium, Moms juga harus mengetahui peyebab dari gagalnya kalsium diserap oleh tubuh, agar pemberian suplemen kalsium ini tidak sia-sia. Penyebab gagalnya penyerapan kalsium ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah konsumsi makanan yang tidak sehat. Sehingga Anda bisa menghindari makanan tersebut untuk dikonsumsi secara berlebihan oleh anak. Makanan tersebut adalah keripik kentang, miuman ringan, hamburger, pizza dan makanan junk food lainnnya. Makanan yang banyak mengandung natrium, lemak dan fosfor pun dapat menyebabkan penyerapan kalsium berkurang. Jadi, jangan biasakan anak untuk menyukai makanan tersebut agar ia bisa menyerap kalsium dengan baik ya Moms.

 

 

Leave a Comment